admin@lsppa.or.id             (0274) 553042             TRANSLATE :     Spanish      Spanish      Spanish

Percepatan Pemenuhan Hak Anak

Anak sebagai amanah Tuhan Yang Maha Esa, menuntut adanya pertanggungjawaban di dunia dan akhrat. Secara individu anak merupakan tanggung jawab orang tuanya sedangkan secara sosial atau kolektif , anak merupakan tanggung jawab Negara untuk mendapatkan pemenuhan hak-haknya, perlindungan dari tindak kekerasan dan didengar aspirasinya.

Proporsi anak Indonesia sektar 1/3 dari Jumlah penduduk Indonesia, sehingga memerlukan perhatian, perlakuan dan tindakan khusus sesuai dengan harkat dan martabatya sebagai anak. Anak memiliki hak-hak asazi yang tidak bisa diabaikan dalam proses pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kampung Ramah anak (KRA) dirancang untuk menumbuhkan suasana dan lingkungan tempat tinggal yang memastikan bahwa anak menjadi bagian tak terpisahkan dalam setiap proses pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi.

Kampung Ramah Anak adalah pembangunan yang berbasis dari RW, yang menyatukan komitmen dan sumber daya lokal, masyarakat dan dunia usaha yang berada di lingkungan setempat, dalam rangka : menghormati, menjamin, dan memenuhi hak anak, melindungi anak dari tindak kekerasan, eksploitasi, pelecehan dan diskriminasi, dan mendengar pendapat anak, yang direncanakan secara sadar, menyeluruh dan berkelanjutan.

Kampung Ramah Anak menjadi bagian dari Kota Layak Anak dan selanjutnya menjadi Indonesia Layak Anak, sebagai salah satu upaya percepatan implementasi Konvensi Hak-hak Anak.

Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal ini diampu oleh Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan membentuk Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak sebagai implementasi kewilayah program Kampung Ramah Anak yang berbasis RW. Tim ini terdiri dari SKPD (Satuan Keorganisasian Perangkat Daerah) Pemerintah Kota Yogyakarta dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), salah satunya LSPPA.

Program KRA di rintis sejak tahun 2009, sampai dengan tahun 2013 telah terintis sejumlah 46 KRA di yang tersebar di 45 Kelurahan di Kota Yogyakarta. Pada tahun 2014 ini akan dirintis 69 KRA. Diharapkan kedepan dari total 615 RW di Kota Yogyakarta akan menjadi Kampung Ramah Anak, sehingga Kota Yogyakarta benar-benar menjadi Kota yang layak/ ramah bagi anak.

About the Author

Leave a Reply

*

captcha *

happy wheels demo